Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Penemuan Sains Terbaik Dunia Tahun 2010

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/12/02/1457514620X310.jpg




Para ilmuwan dari banyak sekali bidang seperti kimia, astronomi, biologi, arkeologi, dan palaentologi telah berhasil mendapatkan fakta-fakta spektakuler dalam sains. Berikut ini yaitu inovasi sains terbaik sepanjang tahun 2010 yang dipublikasikan oleh
Majalah Times. Di antara daftar inovasi terbaiknya, terdapat satu penemuan yang ialah keberhasilan ilmuwan asal Indonesia.


1. Dinosaurus Bertanduk Bulan September tahun ini, para ilmuwan resmi menamai satu kalangan gres dinosaurus yang disebut Kosmoceratops. Berat tubuh kalangan dinosaurus tersebut mencapai 2500 kilogram. Dan, yang menjadikannya unik yaitu adanya 15 buah tanduk di kepalanya.


Kosmoceratops bantu-membantu sudah didapatkan pada tahun 2007, tetapi para ilmuwan baru bisa mengidentifikasinya tahun ini. Golongan dinosaurus itu diduga hidup 76 juta tahun yang kemudian di kawasan yang kini diketahui dengan nama Utah, Amerika Serikat.


2. Muons dan Pembentukan Alam Semesta Para ilmuwan menyampaikan bahwa jumlah materi dan anti bahan yang dihasilkan sebelum big bang haruslah berlawanan. Hanya perbedaan itulah yang memungkinkan terciptanya semsta.


Sebelumnya, perbedaan itu hanya mungkin dalam teori. Hingga tahun ini, percobaan partikel di Fermilab memperoleh bahwa muons (partikel sub atomik mirip halnya elektron) yang dihasilkan mempunyai kelebihan 1% anti muons.


Perbedaan muons dan anti muons tersebut memang tidak terlampau banyak. Namun, para ilmuwan menyampaikan bahwa jumlah itu cukup untuk memacu terciptanya semesta.


3. Bulan Lebih Basah Daripada Sahara Misi Lunar Crater Observation and Sensing Satellite (LCROSS) sukses mendapatkan keberadaan air di bulan, tepatnya di daerah kutub selatan bulan. Jumlah air di permukaan bulan yang ditemukan dalam riset tersebut sangat mengagetkan, lebih dari 50% dari yang diperlukan.


Air yang terdapat di kutub selatan bulan itu terdapat dalam bentuk es yang tercampur dengan materi lain. Para peneliti menyampaikan, es tersebut mampu dimasak menjadi air murni. Hl itu mampu meminimalkan biaya misi pendaratan ke bulan karena tak perlu menenteng air dari bumi.


4. Piramid Mexico Teotihuacan Para arkeolog yang meneliti Piramid Mexico Teotihuacan sukses menemukan koridor selebar 12 kaki lengkap dengan bagian atapnya. Dengan inovasi koridor tersebut, para arkeolog berharap bisa mengenali jalan menuju pemakaman para rabi atau pemimpin agama dalam peradaban Mexico tersebut.


5. Gen Penyebab Penuaan Mengapa orang-orang tertentu terlihat cepat bau tanah? Para mahir genetika menemukan bahwa hal tersebut disebabkan oleh ulah gen TERC. Gen tersebut menentukan panjang telomer, semacam tutup yang terdapat pada ujung kromosom.


Orang pembawa gen itu akan condong mengalami penuaan lebih singkat karena telomernya akan memendek lebih singkat. Orang yang menjinjing satu copy gen itu contohnya, akan tampak sama tua dengan orang yang 3-4 tahun lebih tua darinya.


Penelitian ihwal gen TERC itu dipublikasikan dalam Jurnal Genetics.


6. Planet Ekstra Surya Para peneliti memperoleh bahwa terdapat berbagai planet di luar tata surya. Salah satunya yakni planet HIP 13044b yang ditemukan oleh Astronom asal Indonesia, Johny Setiawan. Planet tersebut sebenarnya ialah planet extra surya namun masuk ke galaksi Bima Sakti.


Penemuan planet ekstra surya lainnya adalah adanya 7 planet yang mengorbit pada bintang HD 10180. Sementara, inovasi planet yang lain yang juga mempesona adalah Gliese 581g, planet extra surya dikatakan mengorbit bintangnya pada jarak yang tak terlalu pnas ataupun dingin, seperti bumi mengorbit matahari.


7. Metamaterial Penemuan ini dilaksanakan oleh Profesor Martin McCall dan Imperial College, London. Metamaterial yang dibuat dibilang bisa “mengaduk” pemikiran energi elektromagnetik. cahaya yang melewati metamaterial tersebut akan terhambur secara tidak merata, membentuk gap antara ruang dan waktu.


8. Penemuan Australopithecus sediba Para ilmuwan mendapatkan fosil Australopithecus sediba, sebuah spesies insan purba di wilayah Malapa, Afrika Selatan. Fosil tersebut disangka berasal dari kurun 2 juta tahun yang kemudian.


Para palaentolog menerka, fosil tersebut berkaitan dengan fosil insan purba Homo erectus yang secara evolusioner lalu berkembang menjadi Homo sapens atau insan terbaru. Penemuan spesies ini, menurut para ilmuwan, mampu melengkapi data evolusi manusia.


9. Ununseptium Unuseptium yang untuk sementara dinamai unsur ke 117 ialah variasi antara isotop berkelium dan kalsium yang diciptakan para ilmuwan di Dubna, Rusia. Para fisikawan mengatakan bahwa unsur ini mampu memberikan “island of stability”, dimana bagian yang terberat mampu bertahan selama berbulan-bulan.


10. Rahasia Kucing Menyeruput Susu Para ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Virgiania Tech dan Princeton University memperoleh diam-diam cara kucing menyeruput susu. Mereka mendapatkan bahwa dikala kucing akan minum, lidahnya menjulur terlebih dulu mebentuk karakter J.


Akibat kesanggupan tersebut, kucing tak harus memasukkan seluruh lidahnya ke wadah susu. Bentuk karakter J memungkinkan terbentuknya lajur susu di antara pengecap yang bergerak dengan permukaan cairan. Ketika kucing menutup lisan, susu pun bisa diminum tanpa menjadikan dagu menjadi berair.


( kompas )


Posting Komentar untuk "10 Penemuan Sains Terbaik Dunia Tahun 2010"